– Antusiasme belajar siswa-siswi di Desa Masapun, Kecamatan Wetar, Kabupaten Maluku Barat Daya, sekarang lebih jelas baik dalam arti harafiah maupun sebagai harapan.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) melalui Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) kembali membuktikan dedikasinya dalam pemberdayaan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), dengan menyediakan teknologi SuperSUN di Taman Kanak-Kanak Kota Anak, sekolah dasar yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pasokan listrik yang cukup.
SuperSUN (Super Surya untuk Kegunaan Sekolah dan Jaringan) adalah solusi pengadaan listrik yang didasarkan pada tenaga matahari, dibuat guna menyediakan penerangan yang dapat dipercaya di daerah-daerah terpencil.
Dengan inisiatif ini, PLN tidak sekadar menyebarkan penerangan, tapi juga menciptakan jalur menuju pendidikan yang lebih merata dan bermutu.
Diinstalasi oleh tim PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Saumlaki, sistem SuperSUN ini kini membuat kegiatan pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Kota Anak menjadi lebih nyaman dan aman, termasuk pada malam hari maupun ketika kondisi cuaca berkabut.
Ruang belajar yang dahulu gelap dan sempit kini berubah menjadi lebih cerah dengan penggunaan sumber daya alam yang ramah lingkungan.
“Kami dari PLN yakin bahwa listrik merupakan penghubung menuju masa depan. Dibalik tiap lampu yang menyala, terdapat semangat baru dan potensi yang berkembang. SuperSUN di Desa Masapun menjadi contoh nyata bahwa kami tidak hanya mendistribusikan energi, tapi juga memberikan harapan,” kata General Manajer PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko.
Noer menyebutkan bahwa hadirnya SuperSUN tidak saja memenuhi tantangan ketersediaan listrik di daerah 3T, namun juga merupakan bagian dari tugas penting PLN sebagai pelaku pembangunan.
Menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT), PLN ikut serta dalam menekan emisi karbon dan mencapai tujuan peralihan energi nasional.
Kepala PLN UP3 Saumlaki, Hendrik Ferdinand Siahaan, mengatakan pula bahwa kedatangan SuperSUN bukan saja memberikan manfaat dalam proses pembelajaran, tapi juga meningkatkan rasa percaya diri bagi para guru maupun siswa.

“Untuk kami, memperkenalkan SuperSUN bukan hanya tentang menyala kan lampu, tetapi juga menghidupkan semangat. Anak-anak sekarang dapat belajar dengan nyaman, sementara para guru mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menginspirasi. Ini merupakan investasi sosial yang manfaatnya jauh melebihi sekedar penerangan,” kata Hendrik.
“Atasan kami, membawa masuk SuperSUN tidak hanya berkaitan dengan menyalakan cahaya, melainkan juga memberikan motivasi. Sekarang anak-anak bisa belajar dalam kondisi yang nyaman, sedangkan guru-guru bisa membuat atmosfer pengajaran yang lebih memotivasi. Ini ialah bentuk investasi sosial yang dampaknya sangat luas dibandingkan cuma kebutuhan pencahayaan saja,” ujar Hendrik.
“Bagi kita, hadirnya SuperSUN bukan hanya berupa penyalaan lampu, namun juga membangkitkan antusiasme. Murid-murid saat ini bisa belajar secara aman dan nyaman, serta guru-guru mampu merancang situasi belajar yang lebih memacu ide-ide baru. Investasi sosial seperti ini memiliki konsekuensi yang jauh lebih signifikan daripada sekadar pemenuhan kebutuhan listrik,” tutur Hendrik.
Minat tinggi ditunjukkan oleh pihak sekolah serta warga sekitar. Guru-guru merespons positif sistem tersebut sebagai sesuatu yang baru dan membantu dalam mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih canggih dan menarik, sedangkan siswa bisa menjalani proses belajar yang lebih menyenangkan karena adanya pencahayaan yang tetap dan terjamin keamanannya.
Tindakan ini menegaskan kedudukan PLN sebagai mitra pembangunan yang giat dan tanggap terhadap kebutuhan riil masyarakat.
Selain di Masapun, komitmen serupa juga ditunjukkan dengan pemasangan SuperSUN di Sekolah Dasar Negeri 81 Halmahera Selatan, dimana sistem tenaga matahari berkapasitas 1300 VA kini membantu kegiatan pembelajaran serta pengurusan sekolah.
Menggunakan program SuperSUN serta semangat “Terangi Nusantara, Cerdaskan Anak Bangsa”, PLN UIW MMU tetap berkembang dalam menyinari seluruh penjuru Indonesia, menunjukkan bahwa sumber daya energi bersih bisa menjadi langkah awal menuju masa depan yang lebih baik bagi semua orang. (*)
